Selamat Datang di Blog Sony Widyawan
Follow me on : Facebook  Twitter  Instagram Google+ Yahoo

Senin, 04 April 2016

Proses Komunikasi

Alasan mendasar bahwa setiap manusia melakukan komunikasi dengan mahluk lainnya yaitu manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri/mahluk yang selalu hidup bermasyarakat. Sebagai mahluk sosial manusia selalu berhubungan dengan orang lain untuk melakukan banyak hal termasuk berkomunikasi.
Istilah Komunikasi menurut bahasa inggris yaitu communication, yang berasal dari kata communication atau communis yang memiliki arti sama atau sama yang memiliki makna pengertian bersama. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita dari dua orang atau lebih agar pesan yang dimaksud dapat dipahami. Jadi, Komunikasi adalah Adanya interaksi antara 2 orang atau lebih yang satunya sebagai pemberi informasi (Komunikator) dan yang satunya sebagai Komunikan.
Untuk memahami proses komunikasi dapat dilihat dari unsur-unsur yang berkaitan dengan siapa pengirimnya (komunikator), apa yang dikatakan atau dikirimkan (pesan), saluran komunikasi apa yang digunakan (media), ditujukan untuk siapa (komunikan), dan apa akibat yang akan ditimbulkannya (efek). 
Proses Komunikasi

Berdasarkan pada bagan atau gambar proses komunikasi tersebut, suatu pesan, sebelum dikirim, terlebih dahulu disandikan (encoding) ke dalam simbol-simbol yang dapat menggunakan pesan yang sesungguhnya ingin disampaikan oleh pengirim. Apapun simbol yang dipergunakan, tujuan utama dari pengirim adalah menyediakan pesan dengan suatu cara yang dapat memaksimalkan kemungkinan dimana penerima dapat menginterpretasikan maksud yang diinginkan pengirim dalam suatu cara yang tepat. Pesan dari komunikator akan dikirimkan kepada penerima melaui suatu saluran atau media tertentu. Pesan yang di terima oleh penerima melalui simbol-simbol (prosesencoding), selanjutnya akan ditransformasikan kembali (decoding) menjadi bahasa yang dimengerti yang sesuai dengan pikiran penerima sehingga menjadi pesan yang diharapkan (received message) . Proses decoding ini bisa melalui saluran (chanel) tertentu seperti bertatap muka langsung, telepon, surat, dll. Setelah itu terjadilah respon dari penerima surat yang ditunjukan ke pengirim surat.

Hasil akhir yang diharapkan dari proses komunikasi yakni supaya tindakan atau pun perubahan sikap dari penerima pesan yang sesuai dengan keinginan pengirim pesan. Akan tetapi makna suatu pesan dipengaruhi bagaimana penerima merasakan pesan itu sesuai konteksnya. Oleh sebab itu, tindakan atau perubahan sikap selalu didasarkan atas pesan yang dirasakan. 

Encoding

pengirim atau penyampai pesan memasukkan atau mengungkapkan pesannya ke dalam kode atau lambang baik secara verbal atau non verbal. ada dua hal penting yang harus dilakukan oleh penyampai pesan, yaitu:
1.      Mempertimbangkan dengan  cermat apa yang akan disampaikan
2.      Menterjemahkan dengan baik dan benar gagasan yang akan disampaikan menjadi isi pesan
Proses encoding akan tercapai dan tujuan komunkasi akan berhasil jika kita bisa memperhatikan hal – hal atau faktor dibawah ini :
1.      Pesan yang disampaikan
Penyampai pesan (Komunikator) harus paham betul harus paham betul ide atau gagasan dari pesan yang akan disampaikan sehingga tidak terjadi kesalahan dalam berkomunikasi dan harus tau bagaimana membungkus pesan tersebut agar mudah diterima oleh penerima pesan.
2.      Pihak yang menerima pesan
Kita harus melihat latar belakang dari penerima pesan dari pendidikan dan sosial. Isi pesan yang disampaikan sama namun kita harus melihat siapa penerima pesan karena setiap penerima pesan memiliki tingkat pendidikan dan sosial yang berbeda maka kemasan yang harus disampiakan juga harus berbeda.
3.      Bentuk Pesan yang disampaikan (Verbal atau Non Verbal)
Kita harus bisa menguasai kemampuan verbal agar penerima pesan langsung paham dengan apa yang kita lakukan. Begitu pula dengan kemampuan non verbal kita harus bisa menguasai gerakan tubuh, mimik wajah, dll.

            PRINSIP KOMUNIKASI

PRINSIP 1 KOMUNIKASI ADALAH SUATU PAKET ISYARAT
  Perilaku komunikasi, apakah ini melibatkan pesan verbal, isyarat tubuh, atau kombinasi dari keduanya, biasanya terjadi dalam "paket". Seluruh tubuh baik secara verbal maupun non verbal bekerja bersama-sama untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan kita. Contoh komunikasi dengan isyarat non verbal yaitu ketika kita memiliki pasangan yang mengatakan bahwa mereka saling mencintai namun ketika mereka janjian untuk bertemu salah satu ada yang nmelanggar janji. Itu adalah salah satu indikasi gagalnya proses komunikasi.

PRINSIP 2 : KOMUNIKASI ADALAH PROSES PENYESUAIAN
Komunikasi hanya dapat terjadi bila para komunikatornya menggunakan sistem isyarat yang sama. Ini jelas kelihatan pada orang-orang yang menggunakan bahasa berbeda. Anda tidak akan bisa berkomunikasi dengan orang lain jika sistem bahasa anda berbeda. Maka dari itu kita harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan keadaan jika disarankan menggunakan bahasa yang nasionalisme atau bahasa indonesia. Dalam komunikasi juga terkadang mengalami suatu gangguan. Nah, apasih gangguan dari komunikasi itu? Mari kita bahas di blog ini.
Gangguan dalam Berkomunikasi

Gambar diatas menunjukan proses adanya komunikasi dari komunikator ke komunikan. Namun dalam proses komunikasi terkadang terdapat masalah (Noise).  Apakah kamu sering mengalami gangguan dalam berkomunikasi? Mari kita bahas bersama.

Menurut Shannon dan weaver (1949) gangguan komunikasi terjadi jika terdapat intervensi yang mengganggu salah satu elemen komunikasi, sehingga proses komunikasi tidak dapat berlangsung secara efektif.  Misalnya kamu sedang mengobrol dengan teman kamu di pinggir jalan. Lalu ada sepeda motor lewat dengan knalpot yang nyaring. Otomatis itu juga merupakan suatu gangguan dalam berkomunikasi akibat pengendara motor tadi. Bukan hanya itu saja namun informasi yang disampaikan komunikakator tidak sampai ke komunikan akibat kebisingan motor tadi akibatnya akan ada salah informasi yang di dapatkannya.

Cara mencegah gangguan (Noise) dalam berkomunikasi yaitu dengan memusatkan pikiran komunikan kepada komunikator agar informasi bisa di terima dengan baik dan menciptakan kesamaan pemahaman antara makna pesan yang dikirimkan oleh sumber dan yang diterima oleh penerima, yaitu dengan memakai istilah-istilah yang umum digunakan. Komunikasi merupakan hal paling penting untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Dengan adanya media sosial juga membantu kita agar dapat berkomunikasi dengan lingkungan dengan cakupan yang lebih luas dan menyebar di seluruh dunia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar